Lain ladang lain belalang

Lain lubuk lain ikannya

Pepatah itu menggambarkan bahwa kita, masing-masing adalah berbeda, memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda, dididik dengan cara yang berbeda, dalam lingkungan yang berbeda, sehingga menjadi kita seperti saat ini.

Pepatah itu sebaiknya diikuti dengan:

Disitu bumi dipijak, disitu langit dijunjung.

Maksudnya? Meski kita memiliki latar belakang yang berbeda, sifat dasar yang berbeda, tapi….lihatlah juga dimana saat ini posisi kita, apakah di tempat asal yang sesuai dengan budaya yang membesarkan kita, ataukah di tempat yang justru budayanya sangat bertolak belakang dengan budaya kita. Fahamilah sifat dasarnya, mengertilah kebiasaanya.

Saat menulis semua ini, sedang ada suatu masalah, yang baru kali ini kuhadapi. Sebuah masalah, yang tidak bisa dianggap kecil, yang harus dihadapi dan dipertanggungjawabkan. Yang bermula, dari perbedaan budaya, komunikasi yang tidak efektif, dan job description yang tidak jelas.

Jadi, mengertilah (dengan komunikasi yang baik), maka orang lain akan mengerti ^_^