Ibu rumah tangga,
sebuah pekerjaan yang tidaklah mudah.
Butuh manajemen waktu yang efisien, karena pekerjaan yang tiada habisnya, lihat saja, pagi masak n nyiapin keperluan suami, trus setelah suami pergi kerja, bersih2, cuci, seterika, belanja, masak lagi buat siang. Siang nemenin suami makan n istirahat, siap2 lagi buat sore, trus setelah suami pulang, mendengarkan cerita2nya n menemaninya…
Itu kalau masih belum punya anak, kalau sudah punya putra, tentu tugasnya lebih banyak lagi. Dan belum bekerja, kalau nanti sudah lulus dan bekerja…wah…keluarga tetap yang utama.
Butuh manajemen keuangan yang handal.
Butuh manajerial skill di bidang personalia (dengan mendelegasikan beberapa tugas), butuh pengetahuan di bidang psikologis, kesehatan, pendidikan, sosial, keagamaan…

Tapi,
sungguh jadi ibu tumah tangga itu menyenangkan, menjadi ratu dalam rumahnya, menjadi orang yang paling mengerti dan paling dituju oleh keluarganya.
Bukankah keberhasilan seorang wanita adalah memiliki rumah tangga yang menyenangkan dan putra putri sholih sholihah yang berhasil dunia akhirat???

Dimanapun kita berada, sama saja,tetap di bumi Allah.
Berawal dari kata, kita saling mengenal.
